Langsung ke konten utama

Profil

     Saya adalah seorang laki-laki yang ketika lahir di tanggal 14 November tahun 2000, diberi nama Rizki Ardeva Ibrahim, lahir di Bogor pada tahun 2000, umur saya sekarang 18 tahun. Saya anak pertama dari 4 bersaudara. Saya adalah seorang Multimedia Specialist. Awal pendidikan saya bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Miftahul Huda Depok, setelah pendidikan dasar saya masuk ke pedidikan menengah di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 29 Depok. Saya lulus dengan hasil yang lumayan memuaskan sehingga saya dapat masuk ke sekolah negeri, namun saya tidak memilih untuk masuk ke Sekolah Menengah Atas Negri, karena saya ingin masuk ke Sekolah Menengah Kejuruan Jurusan Multimedia. Saya memilih masuk ke sekolah itu karena saya merasa suka dengan bidang multimedia, saya suka membuat video, memotret maupun mengedit foto. Dengan itu saya sekarang memilih jurusan Desain Komunikasi Visual karena alasan yang sangat jelas bahwa saya sangat menyukai bidang multimedia yang mencakup Desain dan lain-lain karena saya tahu bahwa di Desain Komunikasi Visual tidak hanya belajar desain atau menggambar, tapi belajar semua yang mencakup multimedia seperti videografi, fotografi, dan lain-lain.   
         
    Oh iya, saya lupa memperkenalkan orang tua saya. Rama Ibrahim ayah saya, Lies Dahliati ibunda saya. Mereka berdua mengurus dan membesarkan saya sampai sekarang ini dengan rasa bangga tentunya, bahkan dengan perjuangan nya lah saya dapat tumbuh sampai se besar ini. Dulunya ayah saya hanya seorang karyawan swasta yang gajinya tak seberapa, bahkan ia sempat menjadi pedagang minuman, namun berkat ke gigihan nya dalam berusaha dan kemampuan berbisninsnya sangat tinggi akhirnya sekarang ia sudah punya usaha yang bisa dibilang berhasil walaupun masih tahap berkembang. Namun saya bangga lahir dan besar di keluarga ini, keluarga saya penuh dengan perjuangan. Maka saya sangat menghargai perjuangan orang-orang demi hanya ingin mendapatkan kebahagiaan walaupun hanya setitik saja.
          
    Adik saya ada 3, tetapi yang ada sekarang hanya 2, laki-laki dan perempuan, masing- masing umurnya 11 dan 9 tahun, adik saya yang laki laki bernama Ridho Fadilah Ibrahim dan yang perempuan Inayah Ralisya Ibrahim. Mereka berdua sekolah di sekolah yang sama seperti saya yaitu MI Miftahul Huda Muhammadiyah, adik-adik saya pintar sekali, ia selalu mendapat ranking kelas di  3 besar, sungguh membanggakan bagi saya mempunyai adik yang pintar, bagi saya mempunyai adik itu menyenangkan, kita dapat berbagi ilmu kepadanya. Selain itu juga kita dapat menjadi teladan bagi mereka, maka saya berusaha menjadi manusia yang baik agar dapat dicontoh oleh adik-adik saya.
            
    Saya mempunyai cita – cita yang saya sangat impikan, menjadi pengusaha, itu cita- cita saya. Sejak kecil saya sudah di ajarkan berbisnis, bahkan di umur 10 tahun saya sudah berjualan mainan dengan teman sebaya saya kala itu. Laku keras, barang yang saya jual habis sehingga keuntungan pun saya dapatkan, dari pengalaman itu saya mulai tertarik untuk mengikuti jejak ayah dan ingin melampauinya menjadi seorang pengusaha Advertising. Tidak hanya itu mimpi  saya yang sudah tertanam sejak kecil dan lebih dulu ada dari cita cita yang lain adlah, saya ingin memberangkatkan kedua orang tua saya ke tanah suci mekkah di arab sana, tentunya dengan uang pribadi saya. Saya sangat ingin membuat orang tua saya bangga, semoga saja impian saya terwujud segera. Saya juga ingin membangun masjid jika saya sudah mampu.
            
   Sekarang saya akan menceritakan tentang jenjang pendidikan saya dari mulai pendidikan dasar sampai ke perguruan tinggi yang sedang saya lakukan saat ini. Pada tahun 2005 saya mulai pendidikan dasar saya di SDN 02 Sindangsari Tangerang, saat itu saya berumur 5 tahun setengah dan belum di perbolehkan sekolah di SD. Namun karena kemampuan dan keinginan saya untuk sekolah di SD saya dapat toleransi dan di perbolehkan masuk ke SD terlebih dahulu karena di umur 5 tahun setengah saya sudah mampu mengikuti pelajaran anak kelas 1 SD. Dan kemudian pada tahun berikutnya saya asih menjalani pendidikan saya di sekolah tersebut, tapi pada tahun 2008 saya pindah ke rumah yang saya tempati sekarang, tepatnya di Depok, Jl Hj. Jaan Cinangka Sawangan. Disini saya kembali memulai pendidikan dari kelas 3 SD, nama sekolahnya adalah MI Miftahul Huda Muhammadiyah 29, disinilah pendidikan yang menurut saya menyenangkan, karena disini saya mempunyai teman yang sangat baik bahkan sampai sekarang saya masih berteman dengan teman-teman MI saya. Dahulu saya memang agak kurang percaya dengan yang namanya sahabat, namun setelah sekian lama saya berteman saya baru menyadari ternyata saya bertemu sahabat saya di pendidikan dasar yang bisa di bilang saya adalah anak baru disekolah kala itu. Yang terpentig sekarang saya bahagia telah mempunyai sahabat yang mampu mendukung saya, sayangya sahabat saya tidak melanjutkan pendidikan nya ke jenjang kuliah sehingga saya tidak lagi bertemu dengannya. Kembali ke cerita tentang pendidikan saya, pada waktu saya pindah ke kota Depok tentunya saya sulit beradaptasi dengan pendidikan saya, namun dengan adanya dukungan orang tua dan teman baru saya yang sangat menyenangkan saya jadi mudah beradaptasi disini. Pada tahun pertama saya sekolah di Mi Miftahul Huda Muhammadiyah 29 saya hanya meraih ranking 10 besar saja, sungguh hal yang mengecewakan untuk saya, tetapi orang tua saya mendukung saya terus menerus sehingga pada tahun ke dua saya mampu mendapat rangking 5 besar walaupun saingan di kelas cukup ketat sekali bahkan di ranking 5 besar hanya perempuan isinya kecuali saya. Saya memang tidak begitu cerdas seperti teman-teman saya, tetapi saya punya tekad dan ambisi yang sangat tinggi kala itu untuk mengalahkan peraih ranking pertama, sayangnya pada tahun berikut nya yakni tahun ke tiga saya sekolah disana saya hanya mendapat ranking 7 bahkan lebih buruk dari sebelumnya, saya kurang puas dengan hasil yang saya dapatkan, sampai saya lulus dengan hasil yang biasa saja dengan nilai akhir ujian nasional yang kurang baik yaitu 23,45. Pada saat itu standar nilai akhir adalah 22.

      Akhirnya saya melanjutkan pendidikan menengah saya di SMP Muhammadiyah 29 Depok, yang bertempat persis di sebelah sekolah MI saya, mengutungkan untuk saya karena dapat kembali bertemu dengan teman yang saya temukan di MI. Sungguh menarik pengalaman SMP saya, berawal dari tahun pertama, saya berada di tingkat 1 yaitu kelas 7C, sayangnya saya terpisah dengan sahabat saya yang berada di kelas 7A yang bernama Angga namun dengan terpisah dengan angga saya mampu menemukan teman-teman yang menurut saya menyenangkan juga, dan waktu pun berjalan selama satu tahun saya bersekolah di SMP Muhammadiyah 29. Hasil yang saya dapatkan di tahun petama cukup memuaskan walaupun sangat sulit untuk masuk ke 5 besar, saya mendapat rangking 7, saya bersyukur dan selalu berambisi untuk menjadi rangking 1. Tahun pertama berjalan dengan lancar. Selanjutnya pada tahun kedua saya menduduki kelas 8D saya bisa di bilang terbawa lingkungan dan pergaulan, saya mulai bandel dan kurang peduli dengan pendidikan saya, saya sering membolos pelajaran untuk main bola. Namun ketika sudah mendekati ulangan akhir semester saya merasa tidak mempunyai bekal apa-apa untuk mengahdapi ulangan kenaikan kelas tersebut, saya khawatir tidak naik kelas. Akhirnya saya berusaha memperbaiki diri dengan tidak lagi membolos pelajaran dan tidak sering-sering pergi main keluar hanya untuk hal yang tidak penting, seperti bermain warnet. Ulangan kenaikan kelas pun dimulai, saya mampu menyelesaikannya namun saya pasrah dengan apa yang terjadi kala itu, akhirnya nilai yang saya dapatkan turun jauh memburuk dari sebelumnya, saya berada di rangking 12 dari 40 Siswa, sungguh mengecewakan bagi saya dan orang tua, saya tidak ingin mengulangi hal-hal bandel lagi. Sehingga pada tahun ketiga saya duduk dikela 9C saya berusaha memperbaiki diri dari sebelumnya, tugas-tugas dari guru saya kerjakan tepat waktu, dan jika guru menerangi saya memperhatikan. Waktu itu saya hanya berteman dengan 1 orang, yaitu Aziz namanya, dia memang tidak begitu pintar namun dia mampu membawa saya ke jalan yang benar dan tidak melenceng dari pelajaran-pelajaran yang saya jalani, dia mampu membantu dengan cara nya sendiri. Pada akhirnya Ujian nasional dimulai saya mendapatkan hasil yang lumayan memuaskan.
 
     Sekarang berlanjut ke pendidikan menengah atas saya, berkat hasil yang memuaskan sayadapat masuk ke sekolah negeri, namun saya tidak memilih untuk masuk ke sekolah menegah negri karena saya ingin masuk ke sekolah multimedia. Sampai akhirnya saya menemukan sekolah SMK Tunas Media, saya bersekolah disana selama 3 tahun, 1 tahun pertama berjalan seperti biasa layaknya anak baru, dan tahun kedua saya mulai sibuk dengan adanya program pemerintah yaitu PRAKERIN (Praktik Kerja Industri) saya disibukkan dengan membuat laporandan sidang yang mnegangkan untuk saya. Akhirnya saya mampu melewati semua dengan mulus. Tahun ke tiga saya mendapat tugas yang lebih berat lagi, layaknya orang kuliah saya harus mendapatkan perusahaan untuk membuat projek disana dan mempersentasikan nya di depan orang banyak. Sungguh pengalaman yang baik untuk saya karena di dunia perkuliahan yang sedang saya jalani saat ini saya sudah tidak tekejut lagi dengan cara belajarnya. Itulah profil saya, sungguh masih banyak lagi pengalaman yang saya belum tuangkan ke tulisan ini, terimakasih telah membaca.